I.
Organ Pencernaan
Makanan
Terdiri atas :
1.
Organ utama yaitu
saluran pencernaan.
2.
Organ aksesoris
(tambahan)
Saluran Pencernaan, yaitu :
1.
Mulut
§
Pencernaan
Ingesti
§
Terdapat : gigi,
lidah dan kelenjar air liur (saliva).
§
Air liur
mengandung mukosa (lendir),senyawa antibakteri dan enzim amylase.
§
Macam pencernaan
:
a)
Pencernaan Kimiawi
oleh enzim ptyalin yang menguraikan pati dan makanan menjadi zatgula.
b)
Pencernaan
Mekanis yang terjadi di mulut. Gigi melumat dan mengaduk makanan.
§
Panjangnya 8 cm.
§
Waktu yang
dibutuhkan untuk proses pencernaan 5-30 detik.
2.
Kerongkongan
(Esofagus)
Makanan yang berbentuk bolus akan masuk
ke dalam tekak (faring). Faring ialah saluran yang memanjang dari belakang
rongga mulut sampai ke permukaan kerongkongan (esophagus). Pada pangkal faring
terdapat katup pernafasan yang disebut epiglotis. Epilogtis sendiri berfungsi
untuk menutup ujung saluran pernafasan (laring) agar makanan tidak masuk ke
saluran pernafasan. Setelah itu, bolus menuju ke esophagus (kerongkongan). Otot
kerongkongan berkonstraksi sehingga menimbulkan gerakan meremas yang mendorong
bolus ke dalam lambung. Persitiwa ini disebut dengan gerak peristaltic.
Panjang kerongkongan sekitar 25 cm serta
waktu yang dibutuhkan untuk gerak peristaltic tersebut sekitar 10 detik.
3.
Lambung
§
Terjadi
pencernaan :
a)
Mekanik : Otot lambung
berkonstraksi, mengaduk-aduk bolus.
b) Kimiawi : Bolus
tercampur dengan getah lambung yang mengandung HCL (Membunuh bakteri), enzim
pepsin (Mengubah protein menjadi pepton) dan renin (Mengubah kaseinogen menjadi
kasein).
§
Panjangnya 16 cm
serta waktu untuk proses pencernaannya 2-4 jam.
§
Selama 2-4 jam
bolus menjadi bahan berwarna kekuningan yang disebut kimus (bubur usus).
Kimus akan masuk sedikit demi sedikit ke dalam usus halus.
4.
Usus
Halus
§
Terdiri dari 3
bagian :
a)
Usus dua belas
jari (Duodenum)
terdapat
saluran yang terhubung dengan kantung empedu dan pancreas.
b)
Usus tengah
(Jejunum)
usus
kosong.
c)
Usus penyerapan
(Ileum)
§
Cairan pancreas mengandung
:
a)
Enzim Lipase : mencerna
lemak.
b)
Enzim amilase : Mencerna
amilum.
c)
Enzim Tripsin :
Mengubah protein menjadi polipeptida (asam amino).
§
Cairan empedu
juga bekerja mengemulsikan lemak pada kimus dengan cara mengubah lemak menjadi
larut dengan air.
§
Pankreas juga
menghasilkan hormone insulin yang berfungsi menurunkan kadar gula darah.
Dilanjutkan zat-zat makanan diserap. Penyerapan zat-zat makanan terjadi di
ileum.
§
Glukosa dan
vitamin yang larut dalam air, asam amino dan mineral setelah diserap oleh vili
usus halus akan dibawa oleh pembuluh darah kemudian diedarkan ke seluruh tubuh.
§
Asam lemak,
gliserol dan vitamin yang larut dalam lemak setelah diserap oleh vili usus
halus akan dibawa oleh pembuluh getah bening dan akhirnya masuk ke pembuluh
darah.
5.
Usus
Besar (Kolon)
§
Panjangnya ± 1 meter.
§
Terdiri atas :
a)
Kolon (Mendatar)
b)
Ascendes
c)
Kolon (Menurun)
Transversum.
d)
Kolon Decendens
§
Di antara usus
halus dan usus besar terdapat usus buntu (sektum). Pada ujung sektum
terdapat tonjolan kecil yang disebut umbai cacing (apendiks) yang berisi
sejumlah sel darah putih yang berperan dalam imunitas.
§
Bahan makanan
pada usus besar : zat-zat sisa yang tidak dapat tercerna, misalnya selulosa.
Zat-zat sisa berada dalam usus besar selama 1-4 hari.
§
Usus besar berfungsi
mengatur kadar air pada sisa makanan.
“Bila
kadar air banyak maka dinding usus besar akan menyerap kelebihan air tersebut.”
“Bila
kadar air kurang maka dinding usus besar akan mengeluarkan air dan mengirimnya
ke sisa makanan.”
§
Terdapat bakteri Escherichia
Coli yang membantu membusukkan sisa-sisa makanan, membentuk vitamin K dan
B12.
§ Sisa makanan yang tidak terpakai beserta gas-gas yang
berbau yaitu tinja (feses) akan dikeluarkan melalui anus.
II.
Organ Pencernaan
Tambahan
§
Berupa
kelenjar-kelenjar pencernaan.
§
Kelenjar itu
berperan membantu dalam mencerna makanan.
§
Kelenjar
pencernaan berfungsi menghasilkan enzim-enzim yang digunakan dalm membantu
pencernaan makanan secara kimiawi.
§
Organ pencernaan
tambahan :
1.
Hati
Sebagai penawar racun dan Menghasilkan
getah empedu.
2.
Kantung Empedu
Menghasilkan getah empedu yang akan
mengemulsikan lemak (mencerna lemak).
Menghasilkan cairan empedu yang akan memecah
lemak.
3.
Pankreas
Menghasilkan getah pancreas yang akan
menghancurkan makanan.
4.
Duodenum
Mencampurkan makanan dengan getah empedu
yang dihasilkan kelenjar empedu di hati.
III.
Enzim-Enzim
Pencernaan
1.
Mulut
a)
Kelenjar Saliva
menghasilkan enzim Amilase, Mucus/Lendir dan air. Enzim Amilase tersebut
memecah pati (amilum) menjadi maltose.
2.
Lambung
a)
Dinding Lambung
menghasilkan :
Asam Lambung
(HCL) : Membunuh bakteri, Membantu pepsin, Melarutkan mineral.
Enzim Renin :
Mengubah kaseinogen menjadi kasein.
Enzim Pepsin :
Mengubah protein menjadi proteosa, pepton dan polipeptida (asam amino).
3.
Usus Halus
a)
Pankreas
menghasilkan :
Enzim
Karbohidrase Pankreas
Amilum
dicerna menjadi maltose/disakarida lainnya.
Enzim Lipase
Pankreas
emulsi
lemak diubah menjadi asam lemak dan gliserol.
Enzim Tripsin
protein
diubah menjadi polipepetida (asam amino).
Enzim Amilase
Pankreas
amilum
diubah menjadi disakarida (maltose).
b)
Dinding Usus
Halus menghasilkan :
Enzim
Enterokinase
Tripsinogen
diubah menjadi tripsin yang akan digunakan dalam saluran pancreas.
Enzim Maltase
Maltosa
diubah menjadi glukosa.
Enzim Laktose
Laktosa
diubah menjadi glukosa dan galaktosa.
Enzim Sukrase
Sukrosa
diubah menjadi glukosa dan fruktosa.
Enzim Peptidase
Polipeptida
diubah menjadi asam amino.
Enzim Lipase
Lemak
diubah menjadi asam lemak dan gliserol.
c)
Hati
Menghasilkan
empedu yang akan mengemulsikan lemak.
Menghasilkan
getah empedu.
Fungsi dari hati
: Sebagai penawar racun yang masuk ke dalam tubuh manusia.
No comments:
Post a Comment